Selasa, 16 Januari 2018

TERBONGKAR ALASAN PRESIDEN SBY MEMBANTU JOKOWI MENANG PILPRES 2014



TERBONGKAR ALASAN PRESIDEN SBY MEMBANTU JOKOWI MENANG PILPRES 2014
By Irene Viena
1.          Koalisi Golkar, PD, PKB, PPP, Nasdem, Hanura akan mengusung Jokowi – AHY pada Pilpres 2019. Jika anda menolaknya; ungkapkan dengan tidak  memilih Cagub, Cabup, Cawalkot yang diusung Golkar, PD, PKB, PPP, Nasdem dan Hanura pada Pilkada 2018 mendatang.
2.          Rencana SBY menduetkan AHY dengan Jokowi pada Pilpres 2019 nanti tidak datang tiba-tiba. Sudah direncanakan / disiapkan matang sejak SBY memutuskan membantu kemenangan  Jokowi dengan “menghianati  Prabowo – Hatta Rajasa”  pada Pilpres 2014.
3.          Mengapa SBY memutuskan secara diam-diam bantu kemenangan Jokowi. Pura-pura dukung Prabowo – Hatta Rajasa padahal sudah berencana nanti bakal menghianati Prabowo – Hatta di Pilpres 2014. Analisa saya, semua bermula dari pemberitaan media Australia The Age dll. yang memuat bocoran Wikileaks.
4.          SBY membantah keras berita The Age, The Sydney Herald Morning dll. yang mengutip bocoran Wikileaks mengenai surat rahasia Dubes AS ke Menlu AS bahwa SBY telah “Abuse of Power”. Namun Jusuf Kalla akui bocoran Wikileaks benar.
5.          Saya sendiri tidak percaya tuduhan Scot Marceil Dubes AS di Jakarta yang dilaporkan ke Menlu AS, dan kemudian berhasil di retas Wikileaks, lalu dimuat oleh The Age dan banyak media Asing. Laporan Marceil bocor ke Wikileaks, pemberitaan media asing itu, menurut saya by design.
6.          Semua itu direncanakan matang pihak AS, tujuannya untuk menekan SBY agar bersedia penuhi keinginan AS, khususnya untuk membantu agenda politik AS terkait Jokowi. Dimulai Pilkada DKI Jakarta 2012 sampai Pilpres 2014. SBY harus bantu AS, suka atau tidak suka, rela atau terpaksa.
7.          Mengapa AS harus menekan SBY ? Mengapa harus Jokowi ? Pada 2011 (hingga 2016) pemerintah AS dikendalikan Partai Demokrat bukan Partai Republik. SBY adalah sekutu Partai Republik, Obama – Clinton harus memastikan agenda politik mereka dibantu SBY sepenuhnya. AS siapkan “tekanan”.
8.          Rencana As menjerat SBY melalui pemberitaan banyak media asing pada 11 Maret 2011 berhasil. SBY membantah keras, SBY menggugat The Age dll. SBY protes keras AS via Dubes Scot Marceil. SBY akhirnya bicara via telpon dengan Obama, babak baru SBY – Obama dimulai “SBY harus bantu Jokowi”.
9.          Mengapa harus Jokowi ? semua berawal dari AMHP, yang sudah persiapkan diri sejak lama agar didukung AS untuk jadi Presiden RI melalui Pilpres 2004, mendadak AS batalkan dukungannya. Secara mengejutkan AS mendukung SBY untuk jadi RI-1 pada Pilpres 2004.
10.       Bush cabut dukungan AS untuk AMHP pada 2003 karena temuan FBI yang mengungkap aksi-aksi terorisme di Indonesia termasuk bom Bali 1, 2 dll. hanya rekayasa oknum tertentu demi meraih dukungan AS untuk menjadi Presiden. AMHP gigit jari, Washington batal dukung AMHP karena dituduh pro FPI. SBY melenggang tobe RI-1.
11.      Mengapa Bush tidak dukung Megawati, the incumbent ? Mega tidak dukung Bush serang Irak, Mega tolak ekstraddisi Ust. Abu Bakar Ba”asyir, Mega kalahkan Exon di Cepu, Mega (dan Gusdur) berkuasa berkat dukungan Partai Demokrat, bukan Partai Republik.
12.      Jika ada orang pander, mengatakan tidak ada peran AS dalam Pilpres, khususnya Pilpres RI, tenggelamkan mereka kelaut aja, biar dimakan ikan. Gusdur – Mega jadi Presiden hasil  Fullherton Agreement, S’pore (Medeline Al Bright, James Riady, Matori Abdul Djalil, Gusdur, Mega).
13.      Semoga teman yang belum paham, menjadi paham dengan informasi ini. Gusdur, Mega, Jokowi adalah sekutu Partai Demokrat AS (dan RRC), SBY adalah sekutu Partai Republik AS. Itu sebabnya Pilpres 2019 nanti  SBY memiliki peran sangat penting karena Partai Republik (Trump) sedang berkuasa di AS.
14.      Semoga teman juga paham mengapa Anies Baswedan menjadi kuda hitam dalam Pilpres 2019. Anies didukung oleh Arab Saudi dkk., Arab Saudi adalah sekutu utama Partai Republik (Trump). Pengaruh Arab Saudi kepada AS (Partai Republik / Trump) jauh lebih besar dari pada pengaruh SBY kepada AS (Partai Republik / Trump).
15.      Semoga teman jadi paham mengapa Anies Baswedan terus diserang fitnah oleh cebong,ahokers, dan media-media sampah seperti Kompas dll. Anies calon kuat presiden jika restu AS diraihnya. Pak JK dan HRS sedang berusaha memastikan AS dukung Anies tobe RI-1. (Insya Allah).
16.      Kembali ke Laptop ! Mengapa SBY khianati  Prabowo – Hatta Rajasa, pura-pura usung PS – HR tapi diam-diam membantu Jokowi menang Pilpres 2014. Paska pemberitaan tuduhan Abuse of Power SBY oleh TheAge dll., terjadi pembicaraan pertelpon SBY – Obama, dilanjutkan pembicaraan-pembicaraan rahasia  SBY – AS.
17.      Inti semua pembicaraan rahasia SBY – AS (Obama, Clinton, Kissinger, Scot Marceil, Richard O Blake dll.)…. SBY harus memastikan Jokowi menang Pilkada DKI Jakarta 2012 dan menang Pilpres 2014. Saya tahu persis SBY telah “minta maaf” kepada Hatta Rajasa. SBY mohon dimaklumi atas ”penghianatannya” tsb., kasihan HR.
18.      Paska kegagalan AMHP meraih dukungan AS untuk jadi Presiden RI, padahal dia dkk. telah rekayasa begitu banyak aksi terorisme guna menumpang agenda politik global AS paska WTC 11 Sept 2001,AMHP bangkit kembali dengan susunan rencana baru: “mempersiapkan Presiden boneka untuk jadi Presiden RI 2014”.
19.      Pucuk dicinta ulam tiba, Heru Kabinda Jateng pada 2005 memberi informasi “sangat penting” mengenai sosok walikota Surakarta terpilih. Informasi tersebut memungkinkan AMHP memegang kendali penuh terhadap sosok tersebut. AMHP dkk. segera susun rencana baru, mewujudkan mimpi menjadi (Bos) RI-1.
20.      Sejak itu terjadilah: banyak aksi terorisme di Surakarta dan sekitarnya. Selalu dikaitkan dengan MMI-Ust. Abu Bakar Ba’asyir tapi anehnya pesantren Ngruki yang dituduh “sarang terorisme” tidak pernah digrebek atau diserbu aparat. Hampir semua terduga teroris ditembak mati. Semua diklaim sebagai prestasi Jokowi.
21.      Rencana pencitraan disusun rapi, ada Goenawan Muhammad, Sitok Sangek, Sri Yanto dkk. sebagai agen pencitraan Walikota Solo yang akan diorbitkan jadi RI-1. Tempo merekayasa walikota terbaik, sama halnya dengan rekayasa Tempo untuk Zhang Wan Xie (Ahok) sebagai Bupati terbaik versi Tempo.
22.      Untuk pencitraan butuh biaya besar. Mustahil Korupsi  APBD Solo yang minim itu secara terus menerus. Pada 2007 didirikan PT. Rakabu Sejahtera (patungan PT. Rakabu milik Jokowi  dengan PT. Toba Sejahtera milik LBP). Dana untuk pencitraan mengalir puluhan M dari Toba ke Rakabu.
23.      Melalui PT. Rakabu mengalir uang dari AMHP dkk. untuk biaya pencitraan Jokowi. Letjend TNI Agus Widjojo (sekarang Gubernur Lemhanas) menjadi komisaris utama PT. Rakabu Sejahtera. Operasi menuju RI-1 makin melaju.
24.      AMHP dkk. tim Begawan berkantor pusat di lt. 17 Bakrie Tower Kuningan, Jaksel. Sadar bahwa tanpa dukungan AS mustahil dapat menang Pilpres. Saat itu POTUS adalah Obama, Proxy Clinton maka AMHP dkk. melobi James Riady, the master of lippo gate, penentu kemenangan Clinton jadi POTUS 1996.
25.      Analisa saya: AMHP-Agus Widjojo dekat dengan SBY, mustahil SBY tidak tahu rencana mereka dukung Jokowi jadi POTRI. Mungkin awalnya SBY menolak, tidak rela Indonesia hancur karena Presidennya tidak kredibel. Investasi AS (Obama / Clinton) yang dimulai sejak 11 Maret 2011 merubah sikap SBY.
26.      Paska 11 Maret 2011, SBY berubah sikap. Berkali-kali Dubes Scot Marceil temui SBY guna memastikan komitmen SBY membantu kemenangan Jokowi di Pilkada dan Pilpres. Terjadilah “Penghianatan”  SBY kepada Foke – Nara dan Prabowo – Hatta. Mungkin SBY punya alasan lain yang mengharuskannya berkhianat ?
27.      Analisa saya: SBY dalam hati kecilnya ogah bantu Jokowi, tetapi beliau tahu risikonya jika tidak “kooperatif” dengan AS. Maka SBY pakai jurus “sambil menyelam minum bir” hihi. Komit dukung Jokowi, khianati Foke – Nara, Prabowo – Hatta dengan syarat Jokowi harus duet dengan AHY di Pilpres 2019.
28.      Beberapa kali pertemuan rahasia  sebelum Pilpres 2014 antara AMHP dkk. dengan SBY dan SBY dengan James Riady, telah capai kesepakatan Jokowi – AHY. Syaratnya: SBY harus pastikan tersedianya koalisi partai pengganti KIH. Ahok harus disingkirkan karena cukong-cukong pengen Jokowi – Ahok di Pilpres 2019.
29.      SBY telah penuhi syarat tersebut secara manis tanpa disadari cukong-cukong, SBY berperan besar menyingkirkan Ahok. Berkat SBY, Ahok kalah di Pilkada 2017. PD – PKB sudah disiapkan jadi pengganti KIH. Nasdem sudah diinstruksikan  JR bergabung kekoalisi PD – PKB untuk usung Jokowi – AHY 2019.
30.      Media-media Tionghoa dan antek aseng-asing juga sudah komit mendukung Jokowi – AHY 2019. Mereka sudah bertemu beberapa kali dengan SBY. Kompas mengusung jargon “generasi milenial” untuk support Jokowi – AHY. First Media Grup kasih kesempatan luas SBY – AHY tampil popular. Trans Corp. jangan diragukan.
31.      Antony Salim, James Riady, Chairul Tanjung (proxy Salim), Popo / Eddi Suriatmaja, Jacob Oetama dll. Mayoritas pemilik media nasional sudah komit menangkan Jokowi – AHY 2019. Sepakat asal jangan Prabowo atau Anies jadi POTRI 2019 – 2024. PSI pun dibuatuntuk dukung Jokowi – AHY. So ?
32.      Konspirasi nasional ini awalnya mulus, namun mendadak ada “gangguan kecil”. Gatot pengen maju Capres atau Cawapres via Golkar. Deal sama SetNov, SetNov pun terpaksa dibui, Golkar di take over. KPK gagal tunaikan tugas untuk sandera Mega via kasus BLBI karena tiba-tiba Agus – Saut ditersangkakan.
33.      Dukungan terbuka SBY kepada KPK untuk melawan Pansus Hak Angket KPK berhasil mendorong KPK menang lawan PDIP – Golkar. PDIP tidak mau Mega dan partai jadi konyol disandera KPK. Maka Saut dan Agus mendadak jadi tersangka. Kasus BLBI mendadak “frozen ke status quo”. Mega batal jadi tersangka.
34.      Mayoritas public tertipu dengan maneuver F. Yunadi. Dikirain bela SetNov, padahal dia bawa agenda Pejaten untuk selamatkan Mega dan PDIP yang mau dipaksakan KPK menjadi tersangka, agar PDIP menjadi partai penonton di Pilpres 2019. BG membuktikan dirinya sebagai problem solver PDIP. BG vs SBY.
35.      Ada apa gerangan ? Mengapa the master of intel that used to be always plays behind the scene but not forced him self to campaign for Jokowi ? Pertarunga Pilpres 2019 adalah pertarungan perebutan siapa jadi Cawapres Jokowi ? Is it true ??
36.      Dari elit politik nasional terkemuka: SBY – AMHP – JK – JR – LBP dll. Kita bisa belajar seni politik tingkat tinggi. Politics is art. Sangat menarik. Saya banyak belajar dari mereka. Mencermati maneuver-manuver mereka. Memahami strategi yang mereka gunakan. Mereka adalah the masters.
37.      Diluar pak JK, dinamika politik RI dimonopoli dan didominasi oleh politisi militer dan cukong. Politisi sipil Indonesia jauh tertinggal dalam segala hal. Hegemoni kapabilitas politisi militer tidak tergoyahkan sejak  era Orba hingga hari ini. Quo Vadis politisi sipil RI ?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar